Jangan marah lagi, Mama…

November 23, 2008 buneyasmin
Kaitkata: ,

Jangan marah lagi, Mama

jangan bentak aku lagi

Aku tak mau sekolah

bukan karena aku malas

atau aku tak tahu pentingnya sekolah

sungguh aku tahu semua itu


Seperti mama katakan

aku harus rajin sekolah

agar pintar dan

bisa menjadi seperti mama

punya pekerjaan bagus

jabatan yang keren

gaji banyak


Tapi maaf Mama,

aku tak berminat jadi seperti itu

bila itu memaksaku

sering meninggalkan anak-anakku

Jangan marah lagi Mama

aku bukan lelet

tapi lihatlah tanganku yang begitu kecil

dengan tas yang demikian besar

berisi bekal dan berbagai perlengkapan

tuntutan bersekolah di TK unggulan


Jangan bentak lagi aku Mama

aku tak mau minum susu

bukan karena susu tak enak

atau aku tak tahu manfaat susu

seperti kata Mama, susu baik untuk kesehatan

dan untuk tulangku, aku tahu itu


Sungguh aku sangat suka susu

tapi suara lantang Mama,

telah membuatku hilang selera


Sekali ini dengarkan kata hatiku Mama

aku tak ingin ke sekolah

karena aku tak mau ketika pulang,

alih-alih kudapati mama di depan pintu

kuharus hadapi rumah terkunci

membuat hatiku ngilu


Jangan marah lagi, Mama

sebab kemarahan demi kemarahan

hanya membuatku menumpuk dendam

yang butuh pelampiasan

sedang aku tak mau durhaka di hari kemudian


Jangan paksa aku sekolah hari ini, Mama

karena aku ingin bersama mama

satu hari ini saja


**Terinspirasi bikin puisi ini, setelah menyaksikan sehari2, anak tetangga selalu dibentak2 oleh orangtuanya sendiri…

“S****!! Cepetan jalannya, Mama bisa terlambaaaaaat!

S****!! Buruan minum susunya! Mau muntah? Muntahin sekalian anak nakaaall!!

S***!! Jangan leleeeeeeeeeeeeettttt!”

Gak tega ngeliatnya… hiks…

Memang mendidik anak tanpa marah itu tak gampang

Tapi bukan juga hal yang mustahil, kan?

Entry Filed under: Orangtua cerdas

Add your own

  • 1. burhanshadiq  |  Januari 6, 2009 pukul 2:32 am

    jangan marah lagi mama, tuh papa nungguin mama, katanya mau makan malam bareng keluarga. hehehe

    • 2. buneyasmin  |  April 28, 2010 pukul 11:15 am

      masak sih? nggak biasanya lho papa begitu. hehee

  • 3. lili  |  Agustus 18, 2009 pukul 5:57 am

    iya, stuju mba,, bahkan banyak orang tua yg memarahi anaknya karena malu anaknya rewel di tengah orang banyak..

    • 4. buneyasmin  |  April 28, 2010 pukul 11:16 am

      wew… orangtua durhaka itu..

  • 5. 4  |  Desember 30, 2009 pukul 4:10 am

    YA NIH W GI BTE MA BKAP WA

    • 6. buneyasmin  |  April 28, 2010 pukul 11:17 am

      semoga bokap berangsur2 menjadi lebih bijak..

  • 7. 4  |  Desember 30, 2009 pukul 4:11 am

    JANGAN MARAH LAGI MAMA YOLA NYADAR YOLA SALAH

    • 8. buneyasmin  |  April 28, 2010 pukul 11:17 am

      enggak nak, mama yang salah…

  • 9. nika  |  April 28, 2010 pukul 8:29 am

    walo gak separah tetangga bune, tapi feeling guilty juga kalo habis marah. ini lagi belajar buat mengurangi marah2nya. semoga aja bisa…

    • 10. buneyasmin  |  April 28, 2010 pukul 11:18 am

      apalagi saat melihat anak-anak kita tidur lelap… tak berdaya… duuuh… lumer deh hati kita…


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to comments via RSS Feed

Halaman

Kategori

Kalender

November 2008
S S R K J S M
    Jan »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Most Recent Posts

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.